Pendidikan

Pembangunan Sekolah Rakyat Di Kulon Progo Dikebut, Pemerintah Targetkan Siap Digunakan Tahun Ini

KULON PROGO – Pemerintah mempercepat penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, agar dapat segera dimanfaatkan sebagai tempat belajar bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Langkah tersebut menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah.

Percepatan pembangunan disampaikan saat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo pada Senin (6/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan proses pembangunan terus berjalan agar sekolah dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026.

“Target kami, pada akhir tahun 2029, sekolah ini mampu menampung lebih dari 800.000 siswa di seluruh Indonesia,” ujar Saifullah Yusuf.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kesempatan belajar kepada anak-anak yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Melalui sekolah tersebut, pemerintah ingin memastikan setiap anak memiliki peluang yang sama untuk memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi sosial maupun ekonomi keluarganya.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan Sekolah Rakyat melibatkan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyatakan siap mendukung penyelenggaraan sekolah, mulai dari proses persiapan hingga operasional ketika kegiatan belajar mengajar telah dimulai.

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengatakan pemerintah daerah juga mengusulkan agar kebutuhan tenaga pendukung, seperti petugas keamanan, petugas kebersihan, dan tenaga operasional lainnya, dapat melibatkan masyarakat sekitar. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu kelancaran operasional sekolah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga setempat.

Pembangunan sekolah dilakukan di Kabupaten Kulon Progo sebagai salah satu lokasi yang dipilih pemerintah untuk mendukung pengembangan program Sekolah Rakyat secara nasional. Selain menyediakan ruang belajar, pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar proses pendidikan dapat berjalan dengan nyaman dan sesuai kebutuhan peserta didik.

Percepatan pembangunan dilakukan karena pemerintah menilai masih banyak anak yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih baik. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi untuk memperluas layanan pendidikan sekaligus mengurangi kesenjangan kesempatan belajar di berbagai wilayah Indonesia.

Pemerintah juga menargetkan pengembangan program Sekolah Rakyat terus berlanjut hingga beberapa tahun mendatang. Dengan bertambahnya jumlah sekolah yang dibangun, kapasitas penerimaan siswa diharapkan semakin besar sehingga lebih banyak anak dapat merasakan manfaat dari program tersebut.

Selain memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, keberadaan Sekolah Rakyat diperkirakan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Selama proses pembangunan hingga sekolah mulai beroperasi, berbagai kebutuhan tenaga kerja dan layanan pendukung berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga setempat.

Melalui percepatan pembangunan ini, pemerintah berharap Sekolah Rakyat di Kulon Progo dapat segera digunakan sesuai target. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan pemerataan pendidikan di Indonesia sekaligus membantu menciptakan generasi muda yang memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *