Pembangunan Sekolah Rakyat di Majenang Capai 56 Persen, Siap Tampung 270 Siswa

CILACAP–Pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik telah mencapai sekitar 56 persen dan ditargetkan selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru pada Juli 2026. Sekolah yang menjadi bagian dari program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas tersebut nantinya akan mampu menampung sebanyak 270 siswa.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Minggu (10/5/2026). Dalam kunjungannya, Menteri Dody menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengabaikan kualitas bangunan. Menurutnya, aspek teknis, terutama sistem drainase dan pengendalian aliran air, harus menjadi perhatian utama agar proses konstruksi tidak mengalami kendala.
“Pastikan teknik penanganan aliran airnya berjalan baik. Jangan sampai drainase di area sekolah terganggu dan berdampak pada pekerjaan konstruksi,” ujar Dody saat meninjau lokasi proyek.
Sekolah Rakyat di Majenang dibangun sebagai upaya pemerintah menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu memperluas kesempatan belajar, khususnya bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Selain menyediakan ruang belajar yang memadai, pembangunan sekolah juga dirancang dengan berbagai fasilitas pendukung agar proses pendidikan dapat berlangsung secara optimal.
Namun, pelaksanaan proyek tidak terlepas dari sejumlah tantangan. Lokasi pembangunan berada di kawasan dengan tingkat kejenuhan air tanah yang cukup tinggi, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut diperparah oleh adanya limpasan air dari sistem drainase dua balai pembibitan di sekitar lokasi, yaitu balai pembibitan ikan dan balai pembibitan pertanian. Situasi itu sempat memengaruhi kelancaran pekerjaan konstruksi sehingga diperlukan penanganan teknis yang lebih kompleks.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum bersama tim teknis menerapkan berbagai langkah penanganan. Di antaranya membangun saluran drainase sementara, memasang saluran U-Ditch, menggunakan pompa submersible untuk mengurangi genangan air, serta membangun subdrain sepanjang kurang lebih 100 meter agar air di dalam tanah dapat dialirkan dengan lebih cepat. Selain itu, pemerintah juga melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait agar aliran air dapat dialihkan tanpa mengganggu sistem irigasi maupun aktivitas di sekitar lokasi proyek.

Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah sekaligus Koordinator Satgas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Tengah, Nanda Lasro Elisabet Sirait, menjelaskan bahwa aliran air dari kawasan sekitar telah dialihkan menuju saluran di depan lokasi proyek sehingga tidak lagi menghambat proses pembangunan. Sementara itu, Direktur Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan, Kuswara, menyampaikan bahwa penggunaan pompa submersible dan pembangunan saluran sementara menjadi solusi yang efektif dalam mengurangi genangan air sehingga pekerjaan konstruksi dapat terus berjalan sesuai jadwal.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 56 persen, pemerintah optimistis Sekolah Rakyat di Majenang dapat selesai tepat waktu dan mulai digunakan pada tahun ajaran baru. Sekolah tersebut diproyeksikan menjadi salah satu sarana pendidikan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Cilacap.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang tidak hanya selesai sesuai target waktu, tetapi juga memiliki kualitas bangunan yang baik dan aman digunakan dalam jangka panjang. Perhatian terhadap aspek konstruksi, mulai dari fondasi hingga sistem drainase, menjadi bukti bahwa pemerintah ingin memastikan setiap fasilitas yang dibangun benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Secara keseluruhan, pembangunan Sekolah Rakyat di Majenang menjadi salah satu proyek strategis pemerintah dalam mendukung pemerataan pendidikan di Indonesia. Melalui pengawasan langsung dari Menteri Pekerjaan Umum serta kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tim teknis di lapangan, proyek ini diharapkan dapat selesai sesuai jadwal. Kehadiran sekolah tersebut nantinya bukan hanya menjadi bangunan baru, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan belajar yang lebih luas bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Cilacap.
