Entertaiment

Tanggapi Polemik Pertemuan Anak, Sarwendah Sampaikan Keberatan kepada Kuasa Hukum Ruben

Jakarta — Sarwendah kembali menyampaikan klarifikasi terkait polemik yang melibatkan dirinya dan mantan suaminya, Ruben Onsu. Kali ini, ia membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu. Pernyataan tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di media sosial pada Rabu (16/9/2026).

Surat terbuka itu dibuat karena Sarwendah merasa sejumlah pernyataan dari pihak Ruben telah membangun narasi yang tidak sesuai dengan fakta menurut versinya. Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah pertemuan Ruben dengan kedua anak mereka.

Sarwendah Tegaskan Tidak Pernah Melarang Pertemuan Anak

Dalam video yang dibagikan, Sarwendah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melarang Ruben untuk bertemu dengan anak-anak mereka. Ia menjelaskan bahwa persoalan pertemuan seharusnya dapat diselesaikan melalui koordinasi mengenai waktu dan tempat.

“Masalahnya kan mau ketemu anak-anak. Dari awal, saya sudah bilang, saya tidak pernah melarang untuk ketemu anak-anak,” ujar Sarwendah.

Ia juga menyampaikan kesiapannya untuk membawa anak-anak bertemu dengan ayah mereka apabila pengaturan waktu dan lokasi telah dikoordinasikan. Menurut Sarwendah, persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi narasi yang menyebut dirinya mendoktrin atau memengaruhi anak-anak.

Menanggapi hal itu, Sarwendah mempersilakan pihak Ruben untuk menunjuk psikolog yang dapat berbicara secara langsung dengan anak-anak. Ia ingin persoalan mengenai kondisi dan pandangan anak-anak diketahui melalui keterangan yang diperoleh secara tepat, bukan semata-mata berdasarkan asumsi atau narasi yang beredar di masyarakat.

Singgung Video yang Memperlihatkan Dirinya Marah

Selain permasalahan pertemuan anak, Sarwendah turut menyinggung pernyataan yang sebelumnya disampaikan pihak Ruben. Salah satunya berkaitan dengan potongan video yang pernah ditampilkan Minola Sebayang, yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah.

Sarwendah menilai video tersebut tidak menunjukkan konteks kejadian secara menyeluruh. Ia mengaku telah memberikan bukti dan penjelasan mengenai latar belakang video tersebut. Namun, menurutnya, persepsi masyarakat yang telanjur terbentuk tidak kemudian diluruskan oleh pihak Ruben.

Persoalan ini menjadi salah satu alasan Sarwendah menyampaikan keberatannya secara terbuka. Ia meminta agar informasi yang berkaitan dengan perkara hukum tidak dibentuk melalui narasi yang dianggapnya tidak benar.

“Tidak perlu Anda memframing saya dengan narasi yang tidak benar. Cukup kasih bukti di pengadilan,” tegas Sarwendah.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan terhadap persoalan yang menurutnya seharusnya dibuktikan melalui proses persidangan. Sarwendah menekankan pentingnya penyampaian bukti dalam perkara yang sedang menjadi perhatian.

Minta Hasil Tes Kesehatan yang Valid

Dalam surat terbukanya, Sarwendah juga menyinggung persoalan pemeriksaan kesehatan. Ia mengatakan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan sesuai permintaan Minola Sebayang.

Setelah mengaku telah memenuhi permintaan tersebut, Sarwendah meminta pihak Ruben untuk menunjukkan hasil tes kesehatan yang valid. Permintaan itu disampaikannya secara langsung dalam video yang diunggah ke media sosial.

“Saya cuma minta satu hal. Berikan hasil tes kesehatan yang valid,” sebut Sarwendah.

Permintaan mengenai hasil pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi bagian lain dari klarifikasi yang disampaikan Sarwendah. Ia menginginkan adanya bukti yang jelas terkait persoalan yang dibicarakan dalam konflik tersebut.

Surat Terbuka di Tengah Perseteruan Mantan Pasangan

Pernyataan Sarwendah ini muncul ketika persoalan antara dirinya dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik. Isu mengenai pertemuan anak, narasi yang berkembang mengenai dirinya, serta pemeriksaan kesehatan menjadi beberapa hal yang diangkat dalam video tersebut.

Melalui surat terbuka itu, Sarwendah menyampaikan versinya mengenai permasalahan yang sedang berlangsung. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak melarang Ruben bertemu anak-anak dan meminta agar pihak yang menyampaikan tuduhan atau pernyataan terkait perkara tersebut dapat memberikan bukti melalui jalur hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *