Laskar Bawor Persibas Banyumas Menguasai Puncak Klasemen Liga 4 Jawa Tengah 2026

Kompetisi sepak bola amatir kasta tertinggi di Jawa Tengah atau yang kini resmi dikenal sebagai Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 telah menggulirkan sejumlah pertandingan krusial di babak penyisihan grup. Salah satu sorotan utama jatuh pada performa luar biasa Persibas Banyumas yang tergabung dalam Grup E. Tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Banyumas ini menunjukkan taringnya dengan menyapu bersih seluruh laga putaran pertama dengan kemenangan meyakinkan. Keberhasilan ini membawa Laskar Bawor kokoh di posisi puncak klasemen sementara dengan koleksi poin sempurna, sekaligus memperlebar peluang mereka untuk melaju ke babak 16 besar nasional.
Pada pertandingan terakhir yang berlangsung Minggu, 11 Januari 2026, Persibas Banyumas sukses memenangi duel panas bertajuk Derby Ngapak melawan rival tetangganya, Persibangga Purbalingga. Laga yang digelar di Stadion Satria, Purwokerto, tersebut berjalan dengan tensi yang sangat tinggi mengingat kedua tim sama-sama memperebutkan posisi puncak klasemen sebelum laga dimulai. Persibas berhasil mengunci kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal yang dicetak oleh gelandang andalannya, Ahmad Ramdin Tuasalamony, pada menit ke-37. Meskipun Persibangga tampil dominan di babak kedua untuk mencari gol penyeimbang, disiplinnya lini pertahanan Persibas di bawah arahan pelatih Agus Yuniardi memastikan tiga poin tetap bertahan di markas sendiri.
Kemenangan atas Persibangga ini melengkapi catatan impresif Persibas sepanjang awal tahun 2026. Sebelumnya, Laskar Bawor mengawali kampanye mereka dengan kemenangan telak 4-1 saat bertandang ke markas PSIP Pemalang di Stadion Mochtar. Tren positif berlanjut pada pekan kedua ketika mereka berhasil menundukkan tim kuat lainnya, PPSM Magelang, dengan skor meyakinkan 3-1. Dengan hasil ini, Persibas Banyumas kini mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, mencetak delapan gol dan hanya kebobolan dua gol. Catatan statistik ini menempatkan mereka sebagai salah satu tim dengan produktivitas gol tertinggi di zona Jawa Tengah.
Di sisi lain, Persibangga Purbalingga yang harus menelan kekalahan perdana mereka kini tertahan di posisi kedua klasemen Grup E dengan raihan enam poin. Meskipun kalah dari Persibas, Persibangga masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya mengingat mereka telah mengantongi dua kemenangan penting atas PPSM Magelang dan PSIP Pemalang di laga-laga sebelumnya. Persaingan di Grup E memang diprediksi akan sangat ketat hingga laga terakhir, namun langkah mantap yang ditunjukkan Persibas di putaran pertama ini memberikan ketenangan tersendiri bagi manajemen dan pendukung setianya, Laskar Bombastik.
Format kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim ini menggunakan sistem home and away untuk babak penyisihan grup. Sebanyak 26 tim peserta dibagi ke dalam enam grup, di mana juara dan runner-up masing-masing grup akan langsung melaju ke babak 16 besar. Persibas Banyumas yang berada di Grup E harus terus menjaga konsistensi karena putaran kedua akan segera bergulir mulai 14 Januari 2026. Sesuai jadwal, Persibas akan kembali bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu PPSM Magelang di Stadion Satria pada Rabu mendatang. Laga ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Ahmad Ramdin dan kawan-kawan untuk mempertahankan rekor kemenangan beruntun mereka.
Antusiasme publik sepak bola di Banyumas juga terlihat sangat luar biasa dalam mendukung perjuangan Persibas untuk naik kasta. Pada laga melawan Persibangga kemarin, tercatat lebih dari empat ribu penonton memadati tribun Stadion Satria. Kehadiran suporter menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan. Pihak manajemen Persibas sendiri mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan total dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Banyumas, termasuk adanya dukungan fasilitas seperti bus operasional tim yang sangat membantu kelancaran mobilisasi pemain selama kompetisi berlangsung.
Pelatih Persibas Banyumas, Agus Yuniardi, menyatakan bahwa meskipun saat ini timnya berada di puncak klasemen, ia meminta para pemain untuk tidak cepat puas. Menurutnya, perjalanan menuju promosi ke Liga Nusantara masih sangat panjang dan penuh tantangan. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik pemain di tengah jadwal pertandingan yang sangat padat, di mana jeda antarpertandingan hanya berkisar tiga hingga empat hari saja. Evaluasi tetap dilakukan setelah setiap pertandingan, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan koordinasi lini tengah agar tim tetap tampil solid di putaran kedua nanti.
Sementara itu, di klasemen Grup E lainnya, persaingan untuk memperebutkan posisi ketiga terbaik juga masih terbuka. PPSM Magelang dan PSIP Pemalang yang saat ini berada di posisi bawah terus berupaya mencari poin pertama mereka untuk menjaga asa lolos. Kondisi ini membuat setiap pertandingan di putaran kedua dipastikan akan berjalan lebih sengit karena setiap tim tidak ingin kehilangan poin krusial. Keberhasilan Persibas menyapu bersih putaran pertama setidaknya telah memberikan satu kaki mereka di babak gugur, namun ambisi tim adalah menjadi juara grup guna mendapatkan lawan yang lebih ringan di babak 16 besar nanti.
Secara keseluruhan, penampilan Persibas Banyumas di Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026 sejauh ini telah membangkitkan kembali gairah sepak bola di wilayah Banyumas Raya. Setelah sempat mengalami periode sulit di musim-musim sebelumnya, kebangkitan Laskar Bawor di kasta amatir ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk kembali bersaing di level nasional. Dengan struktur tim yang semakin solid dan dukungan pendukung yang militan, Persibas Banyumas kini menjadi tim yang paling diunggulkan untuk mewakili Jawa Tengah di putaran nasional Liga 4 mendatang.
Klasemen sementara Grup E Liga 4 Jawa Tengah hingga 12 Januari 2026:
- Persibas Banyumas: 3 Main, 3 Menang, 0 Seri, 0 Kalah, 9 Poin
- Persibangga Purbalingga: 3 Main, 2 Menang, 0 Seri, 1 Kalah, 6 Poin
- PPSM Magelang: 3 Main, 0 Menang, 0 Seri, 3 Kalah, 0 Poin (selisih gol lebih baik)
- PSIP Pemalang: 3 Main, 0 Menang, 0 Seri, 3 Kalah, 0 Poin
