32 Tim Ramaikan Andalas Open Turnamen Bupati Cup 2026, Bupati Banjarnegara Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

BANJARNEGARA – Ajang sepak bola Andalas Open Turnamen Bupati Cup 2026 resmi dimulai dengan menghadirkan 32 tim yang siap bersaing memperebutkan gelar juara. Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, di Lapangan Andalas Sianturi, Desa Kayuares, Kecamatan Pagentan, Minggu (12/7/2026).
Kompetisi ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Banjarnegara. Tidak hanya menjadi pertandingan untuk mencari pemenang, turnamen ini juga menjadi wadah pembinaan bagi para pemain lokal agar mampu meningkatkan kemampuan, mental bertanding, serta menjaring bibit-bibit atlet potensial.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia penyelenggara, para peserta, serta masyarakat yang antusias menyaksikan pertandingan. Laga perdana mempertemukan Carrot FC melawan HW Sabilur Rosyad, yang berakhir dengan kemenangan Carrot FC dengan skor telak 6-0.
Andalas Open Turnamen Bupati Cup 2026 dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Sebanyak 32 tim akan berkompetisi untuk meraih trofi juara dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp80 juta. Besarnya antusiasme peserta menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi salah satu olahraga yang memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat Banjarnegara.

Dalam sambutannya, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menyampaikan bahwa kegiatan olahraga seperti ini memiliki peran penting dalam membangun prestasi daerah. Menurutnya, kompetisi menjadi tempat bagi pemain untuk mengembangkan kemampuan sekaligus melatih kedisiplinan dan sportivitas.
“Semoga turnamen ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta menjadi momentum untuk memajukan persepakbolaan di Banjarnegara,” ujar Amalia.
Ia juga berpesan kepada seluruh tim yang bertanding agar mengutamakan nilai-nilai fair play, menghormati lawan, serta menjaga suasana pertandingan tetap kondusif. Menurutnya, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan, tetapi proses dan pengalaman yang diperoleh para pemain juga menjadi bagian penting dalam perkembangan olahraga.
Ketua panitia yang juga Kepala Desa Kayuares, H. Khodam, menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap perkembangan sepak bola daerah. Melalui kompetisi ini, pemain muda diberikan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di lapangan.
Selain menjadi ajang pencarian atlet berbakat, turnamen ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antarklub sepak bola serta memberikan hiburan positif bagi masyarakat. Dengan adanya kompetisi yang rutin dan berkualitas, sepak bola Banjarnegara diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan pemain-pemain yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.
