Politik

Waketbid Ilkom GPK Banyumas Ananto Widagdo: GPK Siap Jadi Kontrol Kebijakan Publik

BANYUMAS. Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kabupaten Banyumas secara resmi menegaskan posisi dan arah barunya untuk periode kepengurusan 2026–2031. Di bawah nakhoda kepengurusan baru yang terbentuk melalui forum Musyawarah Pimpinan Cabang (Musycab) GPK Banyumas, organisasi pemuda otonom tertua di bawah naungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini siap bertransformasi menjadi benteng kontrol sosial yang adaptif, inovatif, serta berdiri paling depan dalam mendampingi kaum marjinal di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas.

Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Waketbid Ilkom) PC GPK Kabupaten Banyumas, Ananto Widagdo, S.H., S.Pd., menyatakan bahwa pergantian serta penataan struktur kepengurusan ini bukan sekadar rutinitas organisatoris semata, melainkan momentum krusial untuk mengeskalasi peran GPK dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan dan kebijakan publik di daerah.

“GPK Banyumas hadir bukan hanya sebagai wadah berkumpulnya para pemuda, melainkan untuk menjalankan fungsi kontrol sosial secara aktif dan imparsial. Kami berkomitmen penuh untuk selalu mendampingi kaum marjinal dan masyarakat yang membutuhkan pembelaan. GPK akan bersikap kritis serta tegas terhadap setiap perilaku maupun kebijakan pejabat publik yang tidak berpihak kepada rakyat Banyumas, baik di jajaran eksekutif, legislatif, maupun yudikatif,” ujar Ananto Widagdo di sela-sela pelaksanaan Musycab GPK Banyumas yang digelar di Pendopo Petai, Kebun Buah Batur Agung, Dusun II, Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Minggu (20/9/2026).

Ananto menegaskan bahwa kepengurusan baru PC GPK Banyumas periode 2026–2031 membawa misi besar untuk melanjutkan fondasi dan pencapaian positif pengurus periode terdahulu sembari menyuntikkan energi baru melalui pendekatan yang lebih modern.

“Dengan hadirnya kepengurusan yang baru ini untuk meneruskan kepengurusan yang lama, GPK Banyumas dipastikan akan tampil lebih aktif, progresif, dan inovatif dalam segala hal. Di era digitalisasi dan serba modern saat ini, tata kelola komunikasi publik dan penyampaian aspirasi masyarakat harus disesuaikan. Kami di Bidang Informasi dan Komunikasi siap memanfaatkan instrumen teknologi modern untuk menyuarakan ketidakadilan, mengawal aspirasi publik, serta memantau kebijakan pemerintah secara responsif,” tambahnya.

Dinamika Musycab di Baseh: Menegaskan Orientasi Pemberdayaan dan Kerja Elektoral

Suasana sejuk di Pendopo Petai, Kebun Buah Batur Agung, Baseh, menjadi saksi awal lahirnya arah baru pergerakan GPK Banyumas. Forum Musycab tidak hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan, tetapi juga diwarnai dengan gagasan-gagasan strategis yang disampaikan oleh para tokoh senior PPP dan pimpinan organisasi demi memperkuat posisi GPK di tengah dinamika sosial-politik daerah.

Arah baru perubahan tersebut diawali oleh penegasan dari jajaran Majelis Kehormatan GPK, Dr. Ir. H. Wasito, M.P. Dalam pandangannya, GPK memiliki rekam jejak dan sejarah yang sangat panjang sebagai salah satu wadah kaderisasi utama. Oleh karena itu, Wasito mengingatkan seluruh kader yang hadir agar GPK saat ini mampu beradaptasi secara cepat dengan perkembangan zaman. Ia menekankan bahwa seluruh program kerja yang dirancang oleh pengurus baru harus mengusung konsep sustainable atau berkelanjutan, sehingga keberadaan GPK dapat dirasakan manfaatnya secara jangka panjang oleh masyarakat luas.

Semangat adaptasi tersebut diperkuat oleh pesan dari Ketua DPC PPP Banyumas yang juga menjabat di Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) GPK, Balqis Fadillah, S.H.I., M.Pd. Balqis menggarisbawahi betapa strategisnya peran pemuda dalam menyokong dan mendongkrak kerja-kerja elektoral partai di lapangan. Meski demikian, ia mengingatkan agar dorongan politik tersebut tetap berlandaskan pada jati diri organisasi yang luhur. Kader GPK diharapkan mampu membangun dan mempertahankan karakter yang santun dalam bertutur kata dan bersikap, namun di sisi lain tetap memelihara keberanian serta ketegasan dalam melawan segala bentuk kemungkaran dan ketidakadilan di tengah masyarakat.

Sementara itu, H. Miftahussurur, S.Pd., selaku MPO GPK sekaligus Sekretaris DPC PPP Banyumas yang menjadi tuan rumah kegiatan di kawasan wisata kebun buah miliknya, menyambut hangat kedatangan seluruh peserta forum. Ia menilai GPK memiliki keunggulan program dan daya ekspansi yang sangat besar untuk menjangkau berbagai segmen lapisan masyarakat. Dalam pandangan Miftahussurur, pemenangan politik dan penguatan organisasi di era modern tidak lagi bisa dilakukan secara konvensional semata, melainkan harus dibekali dengan pemahaman pendekatan ilmiah. Para kader GPK dituntut untuk memahami dan mengimplementasikan teori stimulus serta majority effect guna mendukung efektivitas kerja-kerja elektoral partai di lapangan.

Kepemimpinan Baru Agusta Awali Amruloh dan Sinergi Lintas Bidang

Rangkaian acara inti Musycab kemudian berlanjut pada sesi persidangan yang dipimpin langsung oleh M. Bunyamin Ridlo. Penataan dan penetapan struktur kepengurusan menjadi momen paling krusial dalam forum ini, yang sebelumnya telah digodok secara matang oleh tim formatur yang terdiri dari Agusta Awali Amruloh, S.H., M. Bunyamin Ridlo, dan Bambang Sugiarto.

Hasil musyawarah mufakat menetapkan amanah kepemimpinan Pimpinan Cabang GPK Kabupaten Banyumas Masa Bakti 2026–2031 kepada Agusta Awali Amruloh, S.H., yang akrab disapa Tata.

Dalam pidato perdananya setelah resmi ditetapkan sebagai Ketua PC GPK Banyumas, Tata menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan tempat dan fasilitas yang telah disediakan oleh H. Miftahussurur, serta atas kepercayaan besar yang diberikan oleh seluruh kader. Tata secara sistematis memaparkan tugas pokok dan fungsi dari setiap bidang pengurus demi memastikan roda organisasi berjalan efektif. Ia menekankan bahwa fokus utama gerakan GPK ke depan adalah menghadirkan gerakan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sejalan dengan arahan para senior organisasi, agar kehadiran GPK senantiasa memberikan dampak nyata dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Berikut adalah susunan lengkap kepengurusan PC GPK Kabupaten Banyumas Periode 2026–2031 berdasarkan hasil penetapan Musycab:

MAJELIS KEHORMATAN

  • Dr. Ir. H. Wasito, M.P.
  • Heri Supriyono

MAJELIS PERTIMBANGAN ORGANISASI (MPO)

  • Balqis Fadillah, S.H.I., M.Pd.
  • Habib Bagir Al-Habsyi
  • H. Miftahussurur, S.Pd.
  • Luthfi Kalbu Adi, S.H., M.H.

PENGURUS HARIAN

  • Ketua: Agusta Awali Amruloh, S.H. (Tata)
  • Wakil Ketua: Bambang Sugiarto
  • Sekretaris: M. Bunyamin Ridlo
  • Wakil Sekretaris: Fikri Fadillah, S.Ag.
  • Bendahara / Wakil Bendahara: Munir Al Imam Zarkasi, S.Pt.

WAKIL-WAKIL KETUA BIDANG

  1. Bidang Penataan Organisasi: Abdul Latif Heriyadi, S.H.
  2. Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan: Yandi Ahmad
  3. Bidang Pengembangan Digital & Medsos: Dani Setia Negara
  4. Bidang Informasi dan Komunikasi: Ananto Widagdo, S.H., S.Pd.
  5. Bidang Kepemudaan: Hidayat Ibnu Kholik
  6. Bidang Advokasi Hukum dan HAM: Nana Semba Dwi Purwana, S.E., S.H.
  7. Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Erik Wijaya
  8. Bidang Politik dan Pemerintahan: Ahmad Nurohmat
  9. Bidang Pemberdayaan Masyarakat: Afif Nurudin
  10. Bidang Dakwah dan Pembinaan Keagamaan: Badruzzaman
  11. Bidang Dakwah dan Pontren: Habib Ahmad Rahmatulloh
  12. Bidang Lingkungan dan Reklamasi Pasca Bencana: Daryanto
  13. Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat: Muhammad Ridwan
  14. Bidang Paskam Laskar: Awali Nur Azam, Musalim Hidayah

Menanggapi arah kepemimpinan baru tersebut, Ananto Widagdo menegaskan bahwa Bidang Informasi dan Komunikasi siap bersinergi secara lintas bidang. Koordinasi erat akan dilakukan bersama Bidang Advokasi Hukum dan HAM, Bidang Politik dan Pemerintahan, serta Bidang Pengembangan Digital & Medsos untuk memastikan fungsi pengawasan kebijakan publik, pendampingan masyarakat marjinal, serta keterbukaan informasi dapat berjalan secara optimal dan terintegrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *