7 Drakor Bertema Keluarga dengan Cerita Hangat hingga Menguras Air Mata

JAKARTA – Drama Korea tidak hanya menghadirkan kisah percintaan, tetapi juga cerita mengenai keluarga dengan berbagai persoalan di dalamnya. Hubungan orang tua dan anak, persaudaraan, persahabatan, hingga perpisahan menjadi beberapa tema yang sering diangkat. Bagi penonton yang ingin menyaksikan cerita keluarga dengan berbagai suasana, terdapat sejumlah drama Korea yang dapat menjadi pilihan tontonan.
Drama bertema keluarga biasanya tidak hanya berisi adegan mengharukan. Beberapa di antaranya juga menyelipkan komedi, persahabatan, fantasi, hingga kisah tentang kehidupan sehari-hari. Beragam cerita tersebut membuat drama Korea bertema keluarga memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton. Berikut tujuh drama Korea bertema keluarga yang menghadirkan cerita dengan konflik dan suasana yang berbeda.
1. Reply 1988
Reply 1988 mengambil latar tahun 1988 dan berfokus pada kehidupan lima sahabat yang tinggal di lingkungan Ssangmundong. Karena tumbuh bersama sejak kecil, hubungan mereka tidak hanya sebatas persahabatan. Keluarga masing-masing juga memiliki kedekatan dan saling peduli satu sama lain.
Drama yang dibintangi Park Bo Gum, Lee Hye Ri, Ryu Jun Yeol, dan sejumlah aktor lainnya ini memadukan kisah persahabatan, keluarga, dan percintaan. Ceritanya menggambarkan kehidupan sehari-hari dengan berbagai kejadian sederhana yang dapat terasa dekat dengan penonton.
2. Moving
Berbeda dari Reply 1988, Moving memasukkan unsur fantasi dan aksi ke dalam cerita keluarga. Drama ini mengikuti tiga siswa SMA, yaitu Kim Bong Seok, Jang Hui Soo, dan Lee Gang Hoon, yang memiliki kemampuan khusus.
Kemampuan tersebut ternyata berkaitan dengan orang tua mereka. Ketiganya harus menghadapi berbagai masalah, sementara para orang tua berusaha melindungi anak-anak mereka dari ancaman yang berkaitan dengan masa lalu. Dengan demikian, hubungan antara orang tua dan anak menjadi salah satu bagian penting dalam cerita.
3. Twinkling Watermelon
Twinkling Watermelon menceritakan Ha Eun Gyeol, seorang siswa SMA yang tinggal bersama kedua orang tua dan kakaknya yang tuli. Eun Gyeol memiliki kemampuan bermusik dan menjalani kehidupan sebagai siswa yang bertanggung jawab terhadap keluarganya.
Suatu kejadian membawanya kembali ke masa lalu. Di sana, ia bertemu dengan ayahnya ketika masih muda dan mengetahui kehidupan orang tuanya sebelum mereka menjadi sebuah keluarga. Eun Gyeol kemudian berusaha memahami sekaligus membantu orang tuanya menghadapi berbagai persoalan. Cerita perjalanan waktu tersebut membuat drama ini memadukan unsur keluarga, musik, remaja, dan fantasi.
4. The Good Bad Mother
Drama ini berpusat pada hubungan antara seorang ibu tunggal dan putra semata wayangnya, Choi Kang Ho. Sang ibu, Young Soon, membesarkan Kang Ho dengan cara yang keras karena ingin anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik.
Ketika dewasa, Kang Ho memilih menjalani kehidupannya sendiri dan hubungan keduanya menjadi renggang. Namun, sebuah kecelakaan membuat Kang Ho kehilangan ingatan dan kembali memiliki perilaku seperti anak kecil. Ia kemudian kembali berada dalam perawatan ibunya. Keadaan tersebut menjadi kesempatan bagi keduanya untuk kembali membangun hubungan yang sebelumnya retak.
5. Move to Heaven
Move to Heaven mengisahkan Geu Ru, seorang remaja yang bekerja bersama ayahnya dalam jasa membersihkan dan merapikan barang peninggalan orang yang telah meninggal. Pekerjaan tersebut membuat mereka menemukan berbagai cerita dari kehidupan orang-orang yang sudah tiada.
Setelah ayah Geu Ru meninggal, ia harus tinggal bersama pamannya, Sang Gu, yang sebelumnya tidak pernah dekat dengannya. Sang Gu memiliki sifat yang berbeda dari Geu Ru sehingga keduanya membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Hubungan mereka kemudian berkembang melalui berbagai pengalaman dan peristiwa yang mereka hadapi bersama.
6. My Liberation Notes
Drama ini mengikuti kehidupan tiga bersaudara, Yeom Chang Hee, Yeom Mi Jeong, dan Yeom Gi Jeong. Mereka tinggal di daerah pinggiran Seoul dan masing-masing memiliki persoalan dalam kehidupannya.
Ketiganya menghadapi rutinitas dan permasalahan yang berbeda. Kehidupan mereka kemudian semakin berubah setelah hadirnya seorang pria bernama Mr. Gu. Drama ini lebih banyak menggambarkan kehidupan sehari-hari, hubungan antaranggota keluarga, serta keinginan seseorang untuk keluar dari kehidupan yang terasa monoton.
7. Hi Bye, Mama!
Hi Bye, Mama! menghadirkan cerita mengenai Cha Yu Ri, seorang ibu yang telah meninggal dunia. Ia kemudian mendapatkan kesempatan untuk kembali hadir sebagai arwah dan melihat kehidupan keluarganya.
Yu Ri menggunakan kesempatan tersebut untuk melihat suami dan anaknya yang masih menjalani kehidupan setelah kepergiannya. Ia juga harus menghadapi kenyataan bahwa suaminya telah memiliki kehidupan baru bersama perempuan lain yang menjadi ibu sambung bagi anaknya.
Ketujuh drama tersebut menunjukkan bahwa cerita keluarga dalam drama Korea dapat dikemas melalui berbagai genre. Reply 1988 menghadirkan kehidupan keluarga dan persahabatan, sedangkan Moving memasukkan unsur aksi dan kekuatan super. Twinkling Watermelon menggunakan perjalanan waktu, sementara The Good Bad Mother, Move to Heaven, My Liberation Notes, dan Hi Bye, Mama! lebih banyak menyoroti hubungan keluarga, kehidupan, serta berbagai persoalan yang dihadapi para tokohnya.
Dengan cerita yang beragam, rekomendasi tersebut dapat menjadi pilihan bagi penonton yang ingin menyaksikan drama Korea dengan fokus pada hubungan antarmanusia dan keluarga.
