GPK Banyumas Salurkan 24.000 Liter Air Bersih di Langgongsari

CILONGOK. Kekeringan parah kembali melanda wilayah Kabupaten Banyumas. Puluhan warga yang bermukim di RT 02 RW 02 Grumbul Nusakambangan, Grumbul Tengah dan Grumbul Lebak, Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, terpaksa harus bertahan di tengah krisis air bersih yang sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
Kondisi tahun ini dirasakan warga sebagai bencana kekeringan terpanjang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, selain sumur-sumur galian milik warga yang mengering total, aliran sungai terdekat yang biasa menjadi tumpuan cadangan air pun kini sudah tidak mengalir lagi.
Isu krisis air di wilayah ini makin diperparah karena jaringan Program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) belum menjangkau kawasan RT 02 RW 02. Proyek pembuataan sumur dari pihak desa setempat pun dilaporkan sempat berjalan, namun kini terhenti.
Guna meringankan beban warga terdampak, Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Banyumas menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 24.000 liter pada Minggu sianh (11/10).
Ketua PC GPK Banyumas, Agusta, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah mengalami krisis air bersih.”Giat ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yang kekeringan air bersih. Ini adalah giat GPK bekerja sama dengan elemen banom PPP Banyumas, seperti GMPI,” ungkap Agusta di sela-sela kegiatan.
Aksi tanggap darurat ini melibatkan puluhan anggota gabungan yang turun langsung ke lapangan untuk membantu distribusi air bersih kepada warga.
Kedatangan armada tangki air bersih tersebut disambut antusias oleh puluhan kepala keluarga (KK). Warga berbondong-bondong mengantre rapi sambil membawa galon, ember, hingga jeriken untuk menampung air bersih yang akan digunakan untuk konsumsi minum dan kebutuhan harian.
Salah satu warga terdampak, Nur Hasanah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas kepedulian GPK Banyumas beserta banom PPP lainnya. Menurutnya, bantuan air bersih ini sangat membantu menyambung kebutuhan harian keluarga.”Terima kasih sekali, bantuan ini sangat bermanfaat buat kami. Semoga GPK Banyumas semakin solid dan semakin maju,” tutur Nur Hasanah.
Selama masa kekeringan ini, warga sebenarnya telah mendapat bantuan pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas yang dikirim seminggu sekali tiap hari Kamis. Kendati demikian, pasokan rutin tersebut sering kali belum mencukupi kebutuhan harian sekitar 20 KK di wilayah Grumbul Nusakambangan.
Warga berharap penanganan krisis air di wilayah mereka dapat segera menemukan solusi jangka panjang, termasuk kelanjutan proyek sumur desa serta perluasan jaringan Pamsimas agar bencana tahunan ini tidak terus berulang.
