Entertaiment

Keretakan di Ruang Publik: Drama Perseteruan Ari Lasso dan Dearly Djoshua

Awal tahun 2026 menjadi masa yang penuh gejolak bagi musisi legendaris Indonesia, Ari Lasso. Bukan karena prestasi di atas panggung atau peluncuran album baru, melainkan karena kisruh hubungan asmaranya dengan seorang pengusaha sekaligus influencer, Dearly Djoshua. Hubungan yang awalnya tampak harmonis dan penuh kemesraan kini berubah menjadi ajang saling sindir dan tuntutan hukum yang mencuri perhatian netizen di seluruh tanah air.

1. Kronologi Kandasnya Hubungan: Dari Mesra Menjadi Saling Unfollow

Hubungan asmara Ari Lasso dan Dearly Djoshua mulai menjadi konsumsi publik sejak awal tahun 2025, tak lama setelah pelantun “Hampa” tersebut resmi bercerai dari mantan istrinya, Vitta Dessy. Keduanya kerap memamerkan kemesraan di media sosial, termasuk saat menghadiri resepsi pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise pada Juni 2025 yang dianggap sebagai momen proklamasi hubungan mereka.

Namun, memasuki Desember 2025, tanda-tanda keretakan mulai muncul. Dearly Joshua secara tiba-tiba menghapus seluruh foto kebersamaan mereka di Instagram. Melalui sebuah unggahan yang kini telah dihapus, Dearly menegaskan bahwa tidak ada kemungkinan untuk kembali menjalin hubungan. Kalimat “No turning back” (tidak ada jalan kembali) menjadi kutipan yang sangat viral dan menandai berakhirnya kisah cinta mereka di penghujung tahun tersebut.

Meskipun sempat ada drama “putus nyambung” di mana keduanya terlihat merayakan ulang tahun bersama pada pertengahan Desember, ketegangan justru memuncak pada Januari 2026. Ari Lasso akhirnya secara resmi mengumumkan berakhirnya hubungan tersebut melalui caption panjang di Instagram, yang dibarengi dengan nada kekecewaan yang sangat mendalam.

2. Pemicu Konflik: Isu Orang Ketiga dan Pesan Suara Bernada Ancaman

Konflik ini semakin memanas dengan keterlibatan pihak luar, yakni seorang wanita bernama Ade Tya. Isu perselingkuhan sempat menyeruak dan dituding menjadi penyebab utama perpisahan Ari dan Dearly. Ade Tya dikabarkan menerima pesan singkat dari Ari Lasso yang hanya berisi sapaan ramah sebagai kawan lama.

Namun, komunikasi ini memicu kemarahan besar dari pihak Dearly Djoshua. Ade Tya mengklaim telah menerima kiriman pesan suara (voice note) dari Dearly yang berisi umpatan, nada tinggi, hingga ancaman. Merasa nama baiknya tercemar dan merasa terancam secara pribadi, Ade Tya pun mendesak adanya permintaan maaf resmi.

Menanggapi hal ini, Ari Lasso mengambil langkah tegas dengan menunjuk kuasa hukum dari HMP Law Firm untuk menyelesaikan masalah ini secara formal. Langkah hukum ini diambil bukan hanya untuk merespons tuntutan Ade Tya, tetapi juga untuk meredam spekulasi publik yang dianggap Ari sudah sangat mengganggu privasi dan ketenangannya.

3. Perang Klaim di Media Sosial: Hak Cipta Foto dan Biaya Hidup

Memasuki pertengahan Januari 2026, perseteruan bergeser ke arah yang lebih spesifik, yakni masalah kepemilikan aset digital dan pengorbanan finansial selama mereka berpacaran. Ari Lasso secara terbuka di kolom komentar Instagram menuntut Dearly untuk menghapus semua foto saat mereka berada di Bali.

“FOTO2 BALI TOLONG DIHAPUS… SY YG BAYAR KOO ANDA YG PAKE !!!” tulis Ari Lasso dengan huruf kapital yang menunjukkan emosinya. Ia mengklaim bahwa sebagai pihak yang membayar seluruh biaya pemotretan, ia memiliki hak penuh atas karya fotografi tersebut sesuai dengan undang-undang hak cipta.

Tuntutan ini dibalas dengan telak oleh Dearly Djoshua. Dearly menyatakan bahwa ia tidak keberatan menghapus foto-foto tersebut, namun ia juga membongkar fakta mengenai pengorbanannya selama menjalin hubungan. Dearly mengaku telah mengabaikan pekerjaannya selama berbulan-bulan demi mengurus kebutuhan harian Ari Lasso, termasuk saat sang musisi mengalami masalah kesehatan.

“Saya urusin kamu dari mulai pipis di pispot tiap pagi, sampai malam kadang sampai pagi saya tahan-tahan ketemu anak saya,” ungkap Dearly dalam sebuah unggahan klarifikasi. Ia juga menyindir sikap Ari yang dianggap sangat perhitungan mengenai materi, padahal menurut Dearly, ia sendiri telah mengeluarkan banyak uang selama mereka bersama tanpa pernah berniat memintanya kembali.

4. Reaksi Netizen: Antara Simpati dan Kritik “Drama Norak

Publik Indonesia terbelah dalam menanggapi perseteruan ini. Sebagian netizen memberikan simpati kepada Dearly Joshua karena pengorbanannya dalam merawat Ari di masa sulit. Namun, tidak sedikit pula yang memberikan kritik tajam kepada kedua belah pihak.

Banyak warganet yang menyayangkan mengapa musisi senior sekelas Ari Lasso harus membawa masalah pribadi ke ranah publik dengan cara yang dinilai kurang dewasa. Istilah “drama sampah” dan “norak” sering muncul di kolom komentar akun gosip yang membahas kasus ini. Beberapa penggemar setia Ari Lasso bahkan menyatakan kekecewaannya karena citra “cool” dan tenang sang musisi tercoreng oleh aksi saling sindir di media sosial.

5. Dampak pada Karier dan Kehidupan Pribadi

Perseteruan ini sedikit banyak berdampak pada citra profesional Ari Lasso. Meskipun ia tetap aktif di media sosial dan sesekali mengunggah foto kenangan tentang ibundanya sebagai bentuk refleksi diri, bayang-bayang konflik dengan Dearly tetap menghiasi kolom komentarnya.

Di sisi lain, Dearly Djoshua tampaknya memilih untuk fokus pada kehidupannya sendiri dan mulai kembali menata bisnisnya yang sempat terabaikan. Meskipun ketegangan masih tinggi, kedua belah pihak kini lebih banyak berkomunikasi melalui perwakilan hukum masing-masing untuk menyelesaikan urusan yang berkaitan dengan hak cipta dan tuntutan permintaan maaf dari pihak ketiga.

PeriodeStatusKejadian Kunci
Awal 2025Mulai Menjalin HubunganPasca-cerai Ari Lasso dari Vitta Dessy
Juni 2025“Go Public” ResmiHadir bersama di pernikahan Al Ghazali
Desember 2025Putus Pertama KaliMuncul kutipan “No turning back” dari Dearly
Januari 2026Konflik TerbukaRebutan hak foto Bali & keterlibatan Ade Tya

Kisah Ari Lasso dan Dearly Djoshua menjadi pelajaran bagi publik bahwa transparansi di media sosial bisa menjadi pedang bermata dua bagi sebuah hubungan asmara, terutama jika melibatkan emosi yang belum tuntas setelah perpisahan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *