Nasional

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Ratusan Penumpang Dievakuasi Dan Penyelidikan Terus Berlanjut

SUMENEP – Kebakaran hebat yang melanda KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, menjadi perhatian publik. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (2/8/2026) tersebut mengakibatkan kepanikan di atas kapal karena api dengan cepat membesar saat kapal sedang berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Tim SAR gabungan bersama TNI AL, Polairud, dan instansi terkait bergerak cepat melakukan penyelamatan terhadap para penumpang dan awak kapal.

KM Mutiara Sentosa II mengeluarkan kepulan asap tebal saat terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kapal penumpang jenis Ro-Ro tersebut diketahui membawa ratusan penumpang dan kendaraan. Kebakaran terjadi saat kapal masih berada di tengah pelayaran sehingga proses penyelamatan menjadi lebih sulit. Sejumlah penumpang mengenakan jaket pelampung, sedangkan sebagian lainnya memilih melompat ke laut demi menghindari kobaran api yang terus membesar. Kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi segera memberikan bantuan sebelum tim SAR tiba.

Operasi penyelamatan melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud, KSOP, serta beberapa kapal niaga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Para korban dievakuasi menggunakan kapal penyelamat menuju pelabuhan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pendataan lebih lanjut. Hingga proses evakuasi berlangsung, ratusan penumpang berhasil diselamatkan. Namun, musibah tersebut juga mengakibatkan korban jiwa dan sejumlah penumpang masih sempat dinyatakan belum ditemukan sehingga pencarian terus dilakukan.

Salah seorang sopir truk yang berada di dalam kapal menceritakan bahwa situasi berubah menjadi sangat mencekam ketika api mulai membesar. Demi menyelamatkan diri, ia memutuskan melompat ke laut menggunakan jaket pelampung sambil menunggu bantuan datang. Kesaksiannya menggambarkan kepanikan yang dialami para penumpang saat kebakaran terjadi di tengah laut.

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban selamat menuju pelabuhan setelah kebakaran KM Mutiara Sentosa II.

Pemerintah bersama aparat penegak hukum kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Selain itu, manifest penumpang juga menjadi perhatian karena ditemukan adanya penumpang yang tidak tercatat dalam daftar resmi. Kondisi tersebut dinilai dapat menyulitkan proses pendataan korban maupun pencarian keluarga penumpang setelah musibah terjadi.

Sejumlah anggota DPR juga menilai bahwa peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan standar keselamatan pelayaran di Indonesia. Evaluasi terhadap operator kapal, pemeriksaan kelayakan kapal, hingga kepatuhan terhadap aturan keselamatan diharapkan dapat mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Pemerintah menyatakan akan mengevaluasi penyelenggaraan pelayaran setelah proses investigasi selesai dilakukan.

Musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa II menjadi salah satu tragedi pelayaran yang menyita perhatian masyarakat. Selain menimbulkan korban jiwa, kejadian ini juga meninggalkan duka bagi keluarga penumpang yang masih menunggu kepastian nasib kerabat mereka. Pemerintah berharap proses pencarian, identifikasi korban, serta investigasi dapat berjalan dengan lancar sehingga penyebab kebakaran dapat diketahui dan langkah pencegahan dapat segera diterapkan demi meningkatkan keselamatan transportasi laut di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *