Kemenangan Prancis Atas Maroko dan Kabar Cedera Engkel Ringan Kylian Mbappe

Pertandingan babak perempat final (8 besar) Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Prancis melawan Maroko. Laga ini berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Prancis, sekaligus diwarnai insiden cederanya kapten tim, Kylian Mbappe.
Tokoh utama dalam laga ini adalah Kylian Mbappe, penyerang berusia 27 tahun yang menjabat sebagai kapten skuad Les Bleus. Serta Jean-Philippe Mateta sebagai pemain pengganti, Ousmane Dembele (pencetak gol kedua), dan Timnas Maroko selaku lawan.
Pertandingan sengit ini diselenggarakan di Stadion Boston, Amerika Serikat. Laga perempat final ini berlangsung pada hari Jumat, 10 Juli 2026.
Pertandingan ini krusial karena memperebutkan tiket ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Sementara itu, Mbappe harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-77 demi mencegah cedera pergelangan kaki (engkel) kanannya menjadi lebih parah, sehingga posisinya digantikan oleh Mateta yang kondisinya lebih bugar.
Prancis berhasil menumbangkan perlawanan Maroko—wakil Afrika terakhir di turnamen ini—lewat performa gemilang Mbappe yang menyumbang satu gol pada menit ke-60 dan satu assist untuk gol Ousmane Dembele pada menit ke-66, meskipun ia sempat gagal mengeksekusi penalti di babak pertama. Namun, pada menit ke-77, Mbappe terpaksa digantikan karena mengalami masalah pada engkelnya. Seusai laga, ia terlihat mengompres kakinya dengan es di bangku cadangan, tetapi ia menenangkan publik dengan menyatakan bahwa cederanya hanya bersifat ringan dan kondisinya baik-baik saja.

Kesimpulan:
Kemenangan mutlak 2-0 atas Maroko menegaskan dominasi Prancis sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Didier Deschamps ini sukses memulangkan Maroko yang merupakan representasi terakhir dari benua Afrika. Sosok Kylian Mbappe kembali menjadi pembeda berkat kontribusi krusialnya berupa satu gol dan satu umpan matang bagi gol penutup yang dicetak Ousmane Dembele. Keberhasilan ini juga melesatkan Mbappe ke jajaran elite sejarah sepak bola, di mana ia kini mengoleksi total 20 gol sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia, hanya berselisih satu gol dari sang pemuncak rekor, Lionel Messi.
Kendati melaju ke semifinal, Prancis dihadapkan pada kecemasan besar mengenai kondisi kebugaran kapten mereka. Keputusan tim medis menarik keluar Mbappe pada menit ke-77 setelah mendapat pelanggaran dari lini belakang Maroko menjadi alarm bagi tim. Beruntung, sang pemain memberikan konfirmasi langsung pascapertandingan bahwa cedera engkel kanan yang dideritanya tidaklah serius. Pergantian dirinya dengan Jean-Philippe Mateta murni merupakan strategi taktis agar lini depan Prancis tetap diisi oleh pemain yang lebih segar di sisa waktu pertandingan.
Langkah antisipatif ini sangat krusial mengingat Prancis harus segera mempersiapkan diri untuk laga semifinal yang akan digelar di Stadion Dallas pada 14 atau 15 Juli 2026. Mereka dijadwalkan bertanding melawan pemenang dari duel sengit antara Spanyol dan Belgia. Kebugaran optimal dari seorang Mbappe dipastikan akan menjadi faktor penentu utama bagi langkah Les Bleus demi mengamankan tempat di partai puncak turnamen sepak bola terakbar di dunia tersebut.
