Pemkab Cilacap Capai Nilai Pengawasan Kearsipan Sangat Tinggi

CILACAP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola kearsipan di lingkungan pemerintahannya.
Upaya berkelanjutan ini dibuktikan melalui lonjakan signifikan pada skor nilai pengawasan kearsipan daerah, sekaligus peluncuran inovasi berbasis teknologi guna mendukung pelayanan publik yang modern, efisien, dan terintegrasi.
Pengelolaan kearsipan yang tertib dinilai bukan sekadar urusan administrasi dokumen semata, melainkan instrumen penting untuk memastikan seluruh proses tata kelola pemerintahan berjalan sesuai dengan prinsip, kaidah, serta standar kearsipan yang telah ditetapkan.
Tren Perkembangan Nilai Pengawasan Kearsipan Cilacap
Pengawasan kearsipan di Kabupaten Cilacap mencatatkan dinamika yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data evaluasi resmi, nilai pengawasan kearsipan Cilacap terus bergerak dinamis dengan kecenderungan meningkat pesat: Pada tahun 2022, pengawasan kearsipan Cilacap mencatatkan nilai sebesar 61,23.
Nilai tersebut kemudian berhasil mengalami peningkatan menjadi 73,72 pada tahun 2023. Memasuki tahun 2024, skor pengawasan kearsipan sempat mengalami penurunan menjadi 66,36 Pada tahun 2025, terjadi peningkatan kinerja yang sangat signifikan sehingga nilainya melonjak tinggi hingga mencapai 93,07.
Capaian tersebut kembali mengalami kenaikan pada tahun 2026 dengan mencatatkan nilai sebesar 96,69.Capaian nilai sebesar 96,69 pada tahun 2026 ini menegaskan bahwa sistem tata kelola kearsipan di Kabupaten Cilacap telah berada pada kategori yang sangat memuaskan.
Pengawasan Internal Kearsipan dan Peningkatan Predikat Perangkat Daerah
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa pengawasan kearsipan internal pada tahun ini mencakup sebanyak 51 perangkat daerah. Penilaian ini menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya gerakan tertib arsip di lingkungan pemerintahan daerah.
Ahmad Fauzi menjelaskan tujuan utama di balik pelaksanaan pengawasan internal tersebut:Ahmad Fauzi:”Pengawasan internal bertujuan meningkatkan kesadaran perangkat daerah tentang pentingnya arsip sekaligus memastikan pengelolaannya sesuai dengan standar kearsipan.”
Keberhasilan pembinaan kearsipan ini juga tecermin dari peningkatan jumlah perangkat daerah yang memperoleh predikat AA:
1. Tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD):Jumlah OPD yang meraih predikat AA meningkat dari 6 OPD pada tahun 2025 menjadi 11 OPD pada tahun 2026.
2. Tingkat Kecamatan: Jumlah kecamatan berpredikat AA mengalami kenaikan dari 8 kecamatan menjadi 16 kecamatan pada tahun 2026.
Inovasi Layanan Kearsipan Berbasis Digital: Aplikasi SATU
Sebagai bagian dari pengembangan layanan kearsipan berbasis digital, Pemkab Cilacap turut memperkenalkan inovasi baru bernama SATU. SATU merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Terpadu. Keberadaan sistem terpadu ini diharapkan dapat memudahkan tata kelola kearsipan yang modern, efisien, dan terintegrasi di seluruh jajaran birokrasi daerah.
Penyerahan Penghargaan Lomba Film Dokumenter Animasi 2026
Dalam rangkaian acara yang sama, penghargaan diberikan kepada para pemenang Lomba Film Dokumenter Animasi Tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2026. Sebanyak 26 sekolah berpartisipasi dengan mengirimkan 29 karya yang mengusung tema wisata bersejarah, tokoh daerah, serta pelestarian cagar budaya dan objek diduga cagar budaya (ODCB).
Berikut adalah daftar pemenang lomba film dokumenter animasi tersebut:Juara Pertama: Diraih oleh SMAN 1 Majenang melalui film “Makam Kerkhoff: Arsip Sunyi Cilacap”.Juara Kedua: Diraih oleh MAN 1 Cilacap lewat film “Pemintalan Cilacap: Merajut Hidup, Merajut Sejarah”.Juara Ketiga: Diraih oleh SMK YPE Cilacap dengan film “Benteng Pendem: Jejak Sejarah yang…”.
Apresiasi dan Sambutan Pimpinan Daerah
sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, saat membacakan sambutan Bupati, memberikan apresiasi atas karya para pelajar yang mengangkat sejarah dan warisan budaya daerah.Annisa Fabriana menyampaikan relevansi tema yang diangkat oleh para peserta:Annisa Fabriana:”Tema wisata bersejarah, tokoh daerah, dan cagar budaya sangat relevan dengan upaya menjaga warisan sejarah serta identitas Cilacap.”
Sekda juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan mengapresiasi seluruh peserta yang telah berani berkarya serta berinovasi. Melalui kegiatan ini, Annisa berharap arsip tidak hanya tersimpan sebagai catatan masa lalu, melainkan menjadi bahan bagi generasi muda untuk mengenal sejarah dan merawat identitas Kabupaten Cilacap. (dn/kominfo)
Ringkasan Poin-Poin Utama Berita
Kenaikan Nilai Kearsipan:Nilai pengawasan kearsipan Cilacap tumbuh dari 61,23 (2022), 73,72 (2023), 66,36 (2024), 93,07 (2025), hingga mencapai 96,66 (2026).
Pengawasan Internal: Melibatkan 51 perangkat daerah yang dipimpin oleh Kadis Kearsipan dan Perpustakaan, Ahmad Fauzi.
Kenaikan Predikat AA: Jumlah OPD berpredikat AA naik dari 6 ke 11 OPD, sedangkan tingkat kecamatan naik dari 8 ke 16 kecamatan.
Inovasi Digital: Pemkab Cilacap merilis SATU (Sistem Informasi Kearsipan Terpadu).
Lomba Film Animasi: Diikuti 26 sekolah dengan 29 karya. Juara 1 diraih SMAN 1 Majenang, Juara 2 MAN 1 Cilacap, dan Juara 3 SMK YPE Cilacap.
Pesan Pemkab:Sekda Annisa Fabriana berharap arsip menjadi sarana generasi muda menjaga identitas daerah.
