Truk Pengangkut Ekskavator Hantam Jembatan Serayu Banyumas, Pengendara Motor Terluka

Kondisi Jembatan Serayu di Kabupaten Banyumas setelah ditabrak truk pengangkut ekskavator pada Jumat (10/7/2026)
BANYUMAS, Jumat, 10 Juli 2026-Sebuah truk self loader yang mengangkut alat berat jenis ekskavator mengalami kecelakaan di Jembatan Sungai Serayu, Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jumat (10/7/2026) dini hari. Kendaraan tersebut menabrak rangka besi bagian atas jembatan hingga roboh ke badan jalan dan memicu kecelakaan lanjutan yang melibatkan seorang pengendara sepeda motor.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat truk melaju dari arah utara menuju selatan. Ketika melintas di bawah rangka atas Jembatan Serayu, alat berat yang dibawa truk diduga mengenai konstruksi besi jembatan sehingga rangka tersebut terlepas dan jatuh melintang di badan jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menjelaskan bahwa benturan tersebut mengakibatkan akses jalan tertutup oleh rangka besi yang ambruk. Sekitar 10 hingga 15 menit setelah kejadian, seorang pengendara sepeda motor Honda tanpa pelat nomor melintas dari arah yang sama. Karena kondisi jalan yang minim penerangan, pengendara diduga tidak melihat besi yang melintang sehingga menabraknya.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor berinisial KR (42), warga Desa Kalikidang, Kecamatan Sokaraja, mengalami patah tulang pada jari tengah tangan kanan serta luka lecet di tangan kiri. Korban dalam kondisi sadar dan segera dilarikan ke RS Siaga Medika Banyumas untuk mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah Jembatan Serayu kembali dibuka untuk umum. Sebelumnya, jembatan tersebut sempat ditutup sejak pertengahan Juni untuk menjalani pekerjaan perbaikan sebelum akhirnya kembali difungsikan pada awal Juli 2026.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan penanganan di lokasi kejadian dengan mengevakuasi rangka besi yang roboh serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih panjang. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan apakah muatan ekskavator telah memenuhi ketentuan tinggi kendaraan saat melintasi jembatan.
