HukumUncategorized

Usai Aksi Nasabah Terkait Dugaan Investasi, Bank Mandiri Taspen Pastikan KC Purwokerto Tetap Beroperasi

PURWOKERTO – Bank Mandiri Taspen memastikan seluruh kegiatan operasional di Kantor Cabang (KC) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tetap berjalan normal meskipun sempat terjadi aksi penyampaian aspirasi oleh sejumlah nasabah yang merasa menjadi korban dugaan penipuan berkedok investasi. Pihak bank menyebut pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami gangguan dan seluruh kebutuhan transaksi tetap dilayani seperti biasa.

Aksi penyampaian aspirasi tersebut dilakukan oleh puluhan nasabah di halaman Kantor Cabang Bank Mandiri Taspen Purwokerto pada Kamis (9/7/2026). Para nasabah meminta kejelasan terkait kasus dugaan penipuan investasi yang diduga melibatkan oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen. Dalam kegiatan tersebut, aparat Polresta Banyumas turut melakukan pengamanan agar situasi tetap berjalan kondusif.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Taspen, Tulus P. Hutabarat, mengatakan perusahaan menghargai hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Menurutnya, pihak bank tetap mengutamakan kenyamanan serta keamanan seluruh nasabah yang sedang melakukan transaksi.

“Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh nasabah dalam bertransaksi,” ujar Tulus.

Meski terdapat aksi tersebut, layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap beroperasi penuh. Fasilitas seperti layanan teller, customer service, hingga mesin ATM tetap tersedia sesuai jam operasional normal sehingga aktivitas transaksi nasabah tidak terganggu.

Pihak Bank Mandiri Taspen juga menyampaikan empati kepada para nasabah yang terdampak dalam kasus dugaan penipuan tersebut. Perusahaan menyatakan telah melaporkan perkara itu kepada aparat penegak hukum dan menyerahkan proses penyelesaian sesuai aturan yang berlaku.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada nasabah, Bank Mandiri Taspen membuka posko layanan khusus untuk memberikan informasi dan pendampingan kepada pihak yang terdampak. Selain itu, perusahaan juga memberikan data serta informasi yang dibutuhkan guna membantu proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Kasus dugaan penipuan investasi tersebut menjadi perhatian karena melibatkan kepercayaan nasabah terhadap lembaga keuangan. Bank Mandiri Taspen mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai penawaran investasi yang belum jelas kebenarannya. Nasabah juga diminta untuk selalu menggunakan layanan resmi perusahaan dalam melakukan aktivitas perbankan.

Pihak bank menegaskan bahwa seluruh kegiatan usaha Bank Mandiri Taspen dijalankan berdasarkan aturan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan, keamanan dana nasabah, serta integritas layanan.

Bank Mandiri Taspen juga mengajak para nasabah yang merasa menjadi korban untuk bekerja sama dengan melaporkan kejadian yang dialami agar proses penanganan kasus dapat berjalan lebih cepat melalui koordinasi dengan Polresta Banyumas dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *