Konsolidasi dan Musancab se-Banyumas, PPP Targetkan Tambah Anggota Dewan dan Kembali ke Senayan

BANYUMAS – Gelora semangat dan optimisme membumbung tinggi di kompleks Pondok Pesantren Roudlotul ‘Ilmi, Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Sabtu (26/9/2026). Diiringi gema sholawat dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Faiz Afham, jajaran pengurus, kader, hingga badan otonom seperti Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) dan GMPI berkumpul merapatkan barisan dalam agenda Konsolidasi Organisasi dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PAC PPP se-Kabupaten Banyumas.
Mengusung jargon “Satu Tujuan, Satu Perjuangan, Bangkit Bersama PPP”, momen ini menjadi pemantik utama pergerakan partai berlambang Ka’bah tersebut menuju panggung politik nasional: PPP Back to Senayan!
Acara yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Istanto ini dihadiri oleh jajaran penting partai. Tampak hadir Ketua DPW PPP Jawa Tengah H. Suyono, S.IP., M.Si. (yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Batang), Ketua Pemenangan Dapil 11 (Banyumas-Cilacap) Inna Hadianala, S.E, Ketua DPC PPP Banyumas Balqis Fadillah, S.H.I., M.Pd., Sekretaris DPC Miftahussurur, S.Pd Bendahara DPC Khotibul Umam, S.Kom serta jajaran Majelis Syariah DPC PPP Banyumas seperti Habib Baqir Al Jabsyi dan Gus Atik.
Menata Struktur Hingga Akar Rumput
Musancab ini merupakan amanah DPP PPP sebagai piranti krusial menyongsong agenda verifikasi faktual dan administrasi pemilu pada April 2027 mendatang. Dipandu oleh tim OKK, Dr. Ir. H. Wasito, M.P. dan Andri, proses pengawalan pembentukan formatur di tingkat PAC berjalan aman dan tertib.
Sekretaris DPC sekaligus Ketua Panitia, Miftahussurur, S.Pd menyampaikan bahwa dari 27 kecamatan yang terbagi dalam 6 daerah pemilihan (dapil) di Banyumas, sebanyak 10 PAC telah lengkap merampungkan susunan Pengurus Harian (PH) dan Majelis. Wilayah tersebut meliputi PAC Ajibarang, Lumbir, Kebasen, Kedungbanteng, Cilongok, Karanglewas, Banyumas, Somagede, Kalibagor, dan Kembaran.
Apresiasi khusus diberikan kepada PAC Kalibagor yang meski berada di wilayah dengan tantangan politik cukup berat (daerah kering PPP), kini dipimpin oleh seorang srikandi tangguh, Suwarni.
“Musancab adalah sarana membentuk dan membangun struktur partai yang berdampak langsung pada elektabilitas. Mengutip nasehat Sayyidina Ali bin Abi Thalib, kebaikan yang tidak tertata dengan baik bisa dikalahkan oleh kejahatan yang terorganisir. Di sinilah momen kita menata kebaikan di dalam partai,” tegas Miftahussurur.

Empat Pilar Perjuangan: Konsolidasi, Transformasi, Reformasi, dan Turun ke Lapangan
Dalam arahannya, Ketua DPW PPP Jawa Tengah, H. Suyono, membakar semangat para kader dengan menekankan pentingnya fokus dan militansi. Menurutnya, partai harus mengadopsi empat pilar utama dalam bergerak: Konsolidasi, Transformasi, Reformasi, dan Turun ke Lapangan.
“Perjuangan ini butuh kacamata kuda, fokus dan jangan berbelok-belok. Yang kita perjuangkan bukan kepentingan personal, melainkan partai dan rakyat,” ujar Suyono. Ia menguraikan bahwa PPP harus bertransformasi mengikuti zaman dan mengandalkan kekuatan regenerasi dengan merangkul kaum perempuan, generasi muda, hingga Gen Z.
Suyono juga mengingatkan kader agar tidak sekadar berhitung mengenai apa yang didapat, melainkan fokus memberi manfaat melalui shodaqoh politik dan pelayanan langsung. “Jangan jadi kompor yang memecah belah, jadilah motivator dan penyejuk. Dengarkan aspirasi warga, bahkan lewat duduk ngopi murah di lapangan. Pemimpin PPP harus hadir memberi solusi agar negeri ini tidak dipimpin oleh orang-orang jahat,” tambahnya.
Sentuhan Sosial dan Teladan Moral
Tidak hanya berfokus pada strategi politik, nuansa kepedulian sosial dan spiritual turut melengkapi kegiatan ini. Di sela-sela acara, H. Suyono menyempatkan diri menyapa serta memberikan santunan dan uang saku kepada anak-anak yatim serta santri Ponpes Al Ridlo. Langkah ini mempertegas komitmen PPP bahwa kekuatan moral dan doa para ulama serta anak yatim adalah fondasi utama perjuangan partai.
Ketua DPC PPP Banyumas, Balqis Fadillah, mengapresiasi tinggi kesetiaan para kader di tingkat bawah yang terus berjuang menyalakan api pencerahan partai. “Terima kasih kepada bapak dan ibu yang masih mau ngawulani (mengabdi pada) PPP. Mari kita pupuk keyakinan dan rumuskan pergerakan bersama. Tambah solid, tambah kursi!” tutur Balqis optimistis.
Rangkaian acara konsolidasi dan Musancab se-Kabupaten Banyumas ini diakhiri dengan nasehat perjuangan dan doa bersama yang dipimpin oleh Gus Atik, memantapkan langkah seluruh kader PPP Banyumas untuk bergerak menyapa masyarakat dan merebut kembali kejayaan di panggung legislatif maupun eksekutif.
