Telah Terlaksana, Slank Preneur Dorong Kemandirian Ekonomi Slanker Purwokerto

PURWOKERTO — Slankclub Purwokerto telah melaksanakan gerakan Slank Preneur sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi bagi para anggotanya. Gerakan ini tidak hanya bertujuan memperkuat kemandirian usaha, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di kalangan Slanker.
Gagasan Slank Preneur berawal dari pertemuan Ivanka, bassis Slank, dengan Umam selaku Ketua Slankclub Purwokerto. Dalam pertemuan tersebut, muncul gagasan agar anggota Slanker tidak hanya berkumpul ketika konser berlangsung, tetapi juga memiliki kegiatan ekonomi yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.
Dari gagasan tersebut kemudian muncul konsep Warung Ijo, yaitu usaha sederhana berbasis komunitas yang menyediakan makanan tradisional, seperti bubur kacang hijau dan rebusan ubi ketela. Ide tersebut menjadi salah satu awal berkembangnya gerakan ekonomi bersama yang kemudian dikenal sebagai Slank Preneur.
Slankclub Purwokerto selanjutnya menghimpun anggota yang memiliki berbagai jenis usaha untuk bergabung dalam satu wadah. Usaha yang dijalankan cukup beragam, mulai dari merchandise dan fesyen, aksesori, gelang, suvenir khas Slanker, hingga usaha kuliner berupa makanan ringan, camilan lokal, dan minuman.
Dukungan terhadap pelaku usaha terlihat saat konser Slank di GOR Satria Purwokerto pada 30 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 UMKM anggota mendapatkan kesempatan untuk membuka lapak di area konser. Lapak tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan usaha anggota.
Padahal, nilai sewa 10 lapak di area konser diperkirakan mencapai sekitar Rp4 juta. Kebijakan tersebut dilakukan untuk membantu anggota mengembangkan usaha sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah. Para pelaku usaha yang mengikuti kegiatan berasal dari Purwokerto, Cilacap, Banjarnegara, Pekalongan, dan wilayah sekitarnya.
Selain kegiatan ekonomi, Slankclub Purwokerto juga memiliki tim keamanan internal bernama Bidadari Penyelamat. Tim ini bertugas menjaga ketertiban, mengatur arus pengunjung, serta mengamankan area lapak agar kegiatan berjalan dengan nyaman dan kondusif.
Slankclub Purwokerto juga telah meresmikan sekretariat baru di kawasan Mersi, Purwokerto. Sekretariat tersebut digunakan sebagai tempat berkumpul dan berdiskusi anggota, sekaligus menjadi tempat untuk memajang produk usaha yang tergabung dalam Slank Preneur.
Gerakan ini juga memiliki tujuan sosial. Para anggota yang tergabung sepakat menyisihkan sebagian keuntungan usaha untuk kepentingan bersama. Dana tersebut dimasukkan ke dalam kas sosial dan digunakan untuk kegiatan bakti sosial, santunan, serta bantuan tanggap bencana.
Melalui Slank Preneur, Slankclub Purwokerto membuktikan bahwa kecintaan terhadap musik dapat diwujudkan melalui kegiatan yang lebih luas. Semangat Peace, Love, Unity, and Respect (PLUR) diterapkan melalui kemandirian ekonomi, pemberdayaan UMKM, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masyarakat.
