iPhone 18 Pro Hadir dengan Peningkatan Kamera, Performa, Pendinginan, dan Baterai

Ajibarang – Apple mulai menjual iPhone 18 Pro secara global pada Jumat, 18 September 2026. Generasi terbaru ini membawa sejumlah peningkatan dibandingkan iPhone 17 Pro, terutama pada kamera, performa, sistem pendinginan, serta daya tahan dan pengisian baterai. Meskipun ukuran layar 6,3 inci masih dipertahankan, perubahan pada bagian internal membuat kemampuan iPhone 18 Pro mengalami peningkatan.
Salah satu pembaruan utama terdapat pada sektor performa. iPhone 18 Pro menggunakan chip A20 Pro yang menggantikan A19 Pro pada iPhone 17 Pro. Chip terbaru tersebut dibuat dengan proses 2 nanometer dan memiliki GPU tujuh inti, sedangkan generasi sebelumnya menggunakan GPU enam inti. Apple juga menyebut bandwidth memorinya meningkat hingga 50 persen.
Peningkatan tersebut ditujukan untuk mendukung berbagai aktivitas berat, seperti bermain gim, menjalankan aplikasi dengan kebutuhan pemrosesan tinggi, hingga penggunaan fitur kecerdasan buatan. A20 Pro juga dilengkapi Neural Accelerators pada CPU yang membantu proses AI dilakukan langsung pada perangkat.
Selain chip, Apple memperbarui sistem pendinginan pada iPhone 18 Pro. Perangkat ini menggunakan vapor chamber generasi baru dengan luas permukaan sekitar tiga kali lebih besar dibandingkan sistem pada iPhone 17 Pro. Pembaruan tersebut dirancang agar perangkat dapat mempertahankan performa tinggi lebih lama ketika digunakan untuk aktivitas berat.
Menurut Apple, sistem pendinginan baru tersebut dapat meningkatkan sustained performance hingga 40 persen dibandingkan iPhone 17 Pro. Hal ini dapat memberikan manfaat ketika pengguna bermain gim dalam waktu lama, melakukan proses pengolahan video, menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, atau menggunakan pemrosesan AI secara intensif.
Peningkatan lain yang cukup menonjol terdapat pada kamera utama. iPhone 18 Pro masih menggunakan kamera utama Fusion 48 MP seperti iPhone 17 Pro, tetapi kini dilengkapi sistem bukaan variabel. Teknologi ini memungkinkan bukaan lensa menyesuaikan kondisi pencahayaan saat mengambil gambar.
Kamera tersebut memiliki enam bilah yang dapat mengatur bukaan secara otomatis. Pengguna juga mendapatkan pilihan untuk mengatur empat tingkat bukaan secara manual melalui aplikasi Kamera. Bukaan dapat diperlebar hingga ƒ/1.48 untuk kondisi minim cahaya, sementara pilihan bukaan lainnya dapat digunakan untuk mengatur kedalaman bidang pada foto.
Pada iPhone 17 Pro, kamera utama menggunakan bukaan tetap ƒ/1.78. Dengan adanya bukaan variabel pada iPhone 18 Pro, pengguna mendapatkan kontrol lebih luas terhadap cahaya dan hasil foto. Apple juga memberikan pengaturan manual untuk shutter speed dan white balance sehingga pengguna memiliki lebih banyak kendali ketika memotret.
Dari sisi baterai, iPhone 18 Pro juga mendapatkan pembaruan. Apple menyebut perangkat tersebut mampu memutar video hingga 36 jam untuk model eSIM-only berdasarkan pengujian mereka. Pengisian daya kabelnya juga dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 15 menit. Sementara itu, pengisian nirkabel dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 30 menit, tergantung kondisi perangkat dan pengisi daya yang digunakan.
Berbagai peningkatan tersebut menunjukkan bahwa perubahan iPhone 18 Pro lebih banyak berfokus pada kemampuan perangkat dibandingkan perubahan ukuran layar. Kamera dengan bukaan variabel, chip A20 Pro, sistem pendinginan yang lebih luas, serta peningkatan baterai menjadi beberapa pembaruan yang membedakannya dari iPhone 17 Pro.
Dengan sejumlah pembaruan tersebut, iPhone 18 Pro hadir dengan peningkatan pada beberapa komponen utama yang berkaitan langsung dengan penggunaan sehari-hari, khususnya fotografi, performa aplikasi dan gim, pemrosesan AI, serta daya tahan perangkat.
